Ayahanda Maradona Meninggal

BUENOS AIRES, SATUHARAPAN.COM – Ayahanda pesepak bola senior Argentina Diego Maradona, Don Diego (87) meninggal dunia Kamis (25/6) malam karena serangan jantung dan masalah pernafasan, lapor media setempat seperti dikutip Reuters.
Don membela mati-matian Maradona selama turun naik karirnya yang pernah didera masalah narkoba dan alkohol.
Maradona bergegas kembali ke Argentina dari Dubai untuk menemani sang ayah begitu kondisi kesehatannya memburuk. Dia pernah menyesal tidak berada di sisi mendiang ibundanya Dona Tota yang meninggal dunia pada 2011.
Begitu sampai di Buenos Aires dia mengungkapan kepedihannya menyaksikan penderitaan sang ayah.
“Saya tenang setelah pernah tidak bisa ke sini dan tidak memberikan ciuman untuk ibu saya (dulu),” kata Maradona setelah menjenguk ayahnya belum lama bulan ini.
Don Diego, pekerja pabrik, datang ke Buenos Aires dari Provinsi Corrientes pada 1950-an, membesarkan delapan anaknya di Villa Fiorito di ibu kota provinsi itu.
Anak pertamanya, Diego, lahir pada 1960. Ketika Maradona berusia delapan tahun, Don Diego menolak membiarkan sang legenda menghadiri latihan di klub Argentinos Juniors karena tidak punya cukup uang.
Don Diego terkenal karena kerap memasak asados (barbekyu) untuk tim nasional Argentina, termasuk saat Argentina menjadi juara Piala Dunia 1986 di Meksiko. (Ant/reuters.com).
Editor : Eben Ezer Siadari

Gempa Magnitudo 6.0 Guncang Wanokaka, NTT
KUPANG, SATUHARAPAN.COM - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat sejumlah dae...