Loading...
EKONOMI
Penulis: Diah Anggraeni Retnaningrum 20:50 WIB | Minggu, 27 September 2015

BKPM Optimis Investasi Galangan Kapal Meningkat di Semester II

Foto aktivitas industri galangan kapal di Kelurahan Kampung Baru, Balikpapan, Kalimantan Timur, Jumat (26/6). Kemenperin memperkirakan nilai investasi industri galangan kapal nasional tahun ini mencapai Rp 5 triliun-Rp 10 triliun terkait diberikannya sejumlah insentif oleh pemerintah sejak akhir tahun lalu. (Foto: Antara)

JAKARTA, SATUHARAPAN.COM – Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Franky Sibarani optimis investasi galangan kapal akan terus tumbuh di semester II tahun 2015 ini. Hingga semester I 2015, BKPM mencatat komitmen penanaman modal dalam negeri (PMDN) mencapai Rp 2 triliun.

“Pencapaian komitmen investasi PMDN tersebut lebih tinggi dari rencana investasi industri perkapalan penanaman modal asing (PMA) yang mencapai Rp 1,7 triliun pada kurun waktu yang sama,” kata dia dalam pers rilisnya di Jakarta, hari Minggu (27/9).

“Saat ini persebaran industri kapal nasional terpusat di Batam, Surabaya dan Palembang. Bersama Kementerian Perindustrian kami akan mempromosikan pusat-pusat kawasan industri perkapalan baru seperti Kabupaten Lamongan dan Kawasan Industri Maritim Tenggamus.”

Selain itu, untuk mendorong industri galangan kapal dalam negeri, Kementerian Keuangan akan meluncurkan insentif fiskal berupa pembebasan PPN impor dalam waktu dekat.

“BKPM akan mengomunikasikan insentif ini kepada pelaku usaha,” kata dia.

Insentif lainnya berupa Bea Masuk Ditanggung Pemerintah, fasilitas tax holiday dan tax allowance yang pengajuannya dilakukan melalui BKPM.

Saat ini jumlah armada kapal di Indonesia mencapai 14.156 unit dengan total kapasitas 20,79 juta GT. Pemerintah menganggarkan sebesar Rp 28 triliun untuk pengadaan kapal sepanjang 2015-2019.

Beberapa waktu yang lalu, Presiden RI Joko Widodo juga meminta agar Indonesia tidak mengimpor kapal karena Indonesia masih mampu memproduksi kapal dengan kualitas yang tidak kalah bagus dengan negara lain.

“Tidak boleh lagi pesan kapal keluar negeri. Buat apa pesan keluar kalau dalam negeri bisa bikin,” kata dia.

Melalui amanat tersebut, BKPM berkomitmen untuk menjadikan industri maritim sebagai prioritas pemasaran investasi serta memfasilitasi investor untuk mengatasi kesulitan yang dihadapi dalam berinvestasi.

Editor : Yan Chrisna Dwi Atmaja


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home