FARC Selangkah Lagi Mencapai Perjanjian Damai

HAVANA, SATUHARAPAN.COM - Pemberontak FARC Kolombia hari Senin (24/10) mengatakan mereka “tinggal selangkah lagi” untuk menyepakati ketentuan baru guna menyelamatkan sebuah perjanjian damai yang ditolak pemilih dalam sebuah referendum.
Mereka melanjutkan perundingan dengan pemerintah untuk mencapai sebuah perjanjian baru dengan mempertimbangkan permintaan kelompok “Tidak”, yang menolak perjanjian tersebut dalam sebuah referendum pada 2 Oktober.
Kedua pihak ingin mengakhiri perang saudara selama 52 tahun yang telah memakan 260.000 korban.
Pemimpin Revolutionary Armed Forces of Colombia (Fuerzas Armadas Revolucionarias de Colombia/FARC) Timoleon "Timochenko" Jimenez mengatakan di Twitter bahwa pihaknya “tinggal selangkah lagi untuk mencapai sebuah perjanjian yang membahas kekhawatiran semua orang: mereka yang memilih abstain, kelompok Tidak dan yang memilih Ya.”
Perjanjian yang direferendumkan itu ditujukan agar FARC menyerahkan senjata dan berubah menjadi partai politik, dengan amnesti untuk sebagian anggotanya.
Pihak yang menentang perjanjian tersebut mengatakan isinya terlalu banyak mengandung konsesi bagi FARC. (AFP)

Gempa Magnitudo 6.0 Guncang Wanokaka, NTT
KUPANG, SATUHARAPAN.COM - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat sejumlah dae...