Malaysia Akan Mundur dari F1 Setelah 2018
KUALA LUMPUR, SATUHARAPAN.COM - Malaysia tidak akan melanjutkan balapan Formula One Grand Prix setelah 2018 akibat penurunan pendapatan, kata Menteri Pariwisata dan Kebudayaan Nazri Aziz pada Senin (21/11).
Masalah ekonomi yang menghambat cabang olahraga tersebut terlalu banyak menimbulkan kerugian dan Malaysia tidak akan memperbarui kontraknya yang akan akan habis dalam dua tahun mendatang, kata Nazri kepada media lokal.
Masa depan Formula One Grand Prix belum jelas setelah para pejabat mengatakan bulan lalu bahwa mereka sedang mengkaji kembali komitmen mereka terhadap ajang tersebut, di tengah merosotnya jumlah pemirsa televisi dan lesunya penjualan tiket.
“Kami mengeluarkan 300 juta ringgit (sekitar Rp897,5 miliar) per tahun, namun tidak mendapat 300 juta balik,” kata Nazri kepada kantor berita Bernama.
“Tidak ada ada lagi F1 Grand Prix.”
Dia mencatat bahwa kehadiran berkurang meskipun biaya penyelenggaraannya sangat tinggi, yang digelar di sirkuit Sepang di dekat Kuala Lumpur sejak 1999.
“Saya rasa orang-orang sudah tidak tertarik,” katanya.(AFP/Ant)
Editor : Sotyati
Kepala Militer HTS Suriah Akan Membubarkan Sayap Bersenjata
DAMASKUS, SATUHARAPAN.COM-Kepala militer "Hayat Tahrir al-Sham" (HTS) Suriah yang menang m...