Maraton Boston Digelar dengan Pengamanan Superketat

BOSTON, SATUHARAPAN.COM - Maraton Boston kembali digelar pada Senin (21/4) waktu setempat dengan pengamanan superketat setelah pengeboman mematikan tahun lalu. Tercatat rekor 35.660 pelari yang dijadwalkan akan turut berkompetisi.
Sekitar satu juta orang diperkirakan akan memadati rute sebagai bentuk penghormatan bagi serangan yang menewaskan tiga orang dan melukai lebih dari 260 orang itu.
Lebih dari 3.500 polisi, dua kali lipat dari jumlah pada 2013, ditambah anggota dari 60 lembaga keamanan lokal, negara bagian dan federal, akan dikerahkan guna mengamankan jalannya maraton.
Penyelenggara secara drastis memperketat keamanan bagi para partisipan dan tas dilarang dibawa dari garis awal (start) di Hopkinton, sepanjang rute balapan hingga garis akhir.
Pada peristiwa tahun lalu, Tsarnaev bersaudara, pelaku pengeboman, diduga menyembunyikan bahan peledak di ransel mereka. Kini, botol kaca dan wadah besar apa pun dilarang dibawa.
Gubernur Massachussetts Deval Patrick berjanji acara besar itu, yang bertepatan dengan Hari Patriot di negara bagian tersebut, akan berjalan sangat aman.
“Kami sangat waspada. Kami sangat siap, dan kami yakinkan orang-orang acara ini akan menjadi hari yang menyenangkan dan aman,” katanya dalam acara “Face the Nation” di CBS pada Minggu (20/4). (AFP/Ant)
Editor : Sotyati

Tentara Ukraina Menolak Desakan Perdamaian Trump-Rusia
KIEV, SATUHARAPAN.COM-Pembicaraan perdamaian pekan ini antara Rusia dan Amerika Serikat yang bertuju...