Pelanggaran HAM Papua Dibawa ke PBB, Adekom: Saya Tidak Tahu
JAKARTA, SATUHARAPAN.COM – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI), Ade Komarudin tidak mengetahui adanya laporan pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) di Papua yang disampaikan ke Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB)
"Saya tidak tahu adanya laporan tersebut, justru saya tahunya dari kamu," kata dia kepada satuharapan.com di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta pada hari Jumat (27/5).
Dia pun mengatakan, belum bisa memberikan pendapat atas adanya aduan dari organisasi penggiat HAM Pacific Islands Association for Non-Governmental Organisations (PIANGO) ke PBB.
"Saya belum memberikan pendapat karena saya baru tahu dari kamu," kata dia.
Sebelumnya, Direktur Eksekutif Pacific Islands Association for Non-Governmental Organisations (PIANGO), Emele Duituturage, menyerahkan laporan pelanggaran HAM di Papua yang dibuat oleh misi pencari fakta Gereja Katolik Brisbane, Australia. Laporan itu diserahkan kepada Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB), Ban Ki-moon, pada saat Konferensi Kemanusiaan Dunia (World Humanitarian Summit/WHS) di Istanbul, Turki pada hari Rabu (25/5).
Dalam laporan itu, dikemukakan berbagai pelanggaran HAM di Papua dalam kurun waktu puluhan tahun belakangan, yang digambarkan sebagai genosida dalam gerak lambat.
Emele Duituturage juga menyampaikan pandangannya dalam forum itu, yang menyerukan perlunya intervensi PBB di Papua. "Di Pasifik, kami menghadapi konflik yang disebabkan tantangan kemanusiaan. Kami memuji penutupan kamp pengungsi di Papua Nugini, kami prihatin atas konflik di pusat penahanan Nauru dan kami meminta intervensi PBB untuk pelanggaran HAM di Papua," kata dia, sebagaimana dilaporkan oleh PACNEWS.
Editor : Eben E. Siadari
Baca Juga:
- Wawancara Khusus Benny Wenda: Kami akan Bawa Papua ke PBB
- Setelah Papua, Corbyn juga Dukung Kemerdekaan Bangsa Tamil
- Hubungan Indonesia dengan Kepulauan Soloman Memanas Soal Papua
- Jokowi Didesak Tuntaskan Pelanggaran HAM di Paniai
- Socratez: Diplomasi Rakyat Papua Menangi Hati Dunia
- Investor Asing Mulai Pertanyakan Pelanggaran HAM di Papua
- Ketua Partai Buruh Inggris Dukung Isu Papua Dibawa ke PBB
- ULMWP Jadi Anggota Penuh Agenda Utama KTT MSG
- Luhut Temui Tokoh Gereja Inggris Pendukung Papua Merdeka
- WNI di Inggris Protes Corbyn karena Dukung Papua Merdeka
- Gereja Katolik Minta PBB Investigasi Pelanggaran HAM pua
- Sejumlah Negara Hadiri Pertemuan Pembebasan Papua di London
- Aktivis Papua Pilih Sosialisme dan Tinggalkan Gereja
- Mahasiswa Papua di Australia Nekad Suarakan Aspirasi Merdeka
- Pakar Media: Pelanggaran HAM Papua Harus Jadi Cerita Global
- Dukung ULMWP Anggota Penuh, Vanuatu Minta RI Didepak dari MSG
- Seperti Papua, Pulau-pulau Ini Juga Ingin Merdeka
- Perempuan Katolik Papua Minta Paus Fransiskus Kunjungi Papua
- 20 Uskup Negara-negara Melanesia Turun ke Papua, Ada Apa?
- LIPI: Gerakan Pro Kemerdekaan Papua Semakin Solid
- LIPI Desak Jokowi Segera Umumkan Dialog Nasional dengan Papua
- Pendeta Papua: Pemerintah Jangan Larang Gereja Bicara Referendum
- Pasca Kunjungan Luhut, ULMWP Gencarkan Internasionalisasi Isu Papua
- Komisi HAM Asia Kutuk Penangkapan Aktivis Papua Penyeru Referendum
- WP Arriors Tanding di AS Suarakan Pelanggaran HAM di Papua
- Luhut Pandjaitan: Buat Apa Berunding dengan ULMWP?
- Tokoh Papua: Bila Pak Luhut Niat Baik Tuhan Memberkati
- Luhut Tolak Tim Pencari Fakta Pelanggaran HAM untuk Papua
- Luhut: Saya Ingin Orang Papua Tuan di Tanahnya Sendiri
- Karya Tulis tentang Papua Merdeka Raih Penghargaan di California
- ULMWP Tolak Usul Luhut Kirim Utusan Khusus ke Pasifik Selatan
- Ziarah Luhut ke Makam Theys Bertabur Puji dan Caci
- Gereja-gereja Pasifik Kritisi Kunjungan Luhut ke Fiji
- Tokoh Papua: Kunjungan Luhut Sia-sia Tanpa Dialog dengan ULMWP
- Papua Termasuk 60 Bangsa di Dunia yang Perjuangkan Kemerdekaan
Pabrik Mesiu Rusia Diserang, Ukraina Tembak Jatuh 33 Drone
MOSKOW, SATUHARAPAN.COM-Pabrik mesiu besar Rusia di wilayah Tambov diserang, kata seorang pejabat Uk...