Arab Saudi akan Usir Non-Muslim yang Tidak Hormati Ramadan
RIYADH, SATUHARAPAN.COM - Otoritas Saudi pada Selasa (24/6) mengancam akan mengusir warga asing non-Muslim yang makan, minum atau merokok di tempat publik selama bulan puasa Ramadan, yang dimulai pada akhir pekan ini.
Kementerian dalam negeri mendesak warga non-Muslim untuk “menghormati perasaan Muslim dengan menahan diri dari memakan, minum atau merokok di lokasi publik, jalan dan tempat kerja.”
“Mereka tidak diberi toleransi hanya karena non-Mulsim,” ujar pernyataan yang disampaikan kantor berita pemerintah SPA, seraya menambahkan bahwa “kontrak tenaga kerja mengatur untuk menghormati ibadah yang dijalankan umat Muslim.”
“Mereka yang melanggar (itu)... akan menghadapi tindakan yang diperlukan, termasuk pemutusan kontrak kerja dan dideportasi,” tambah pernyataan itu.
Arab Saudi, yang menjalankan hukum syariah Islam secara ketat, menampung lebih dari sembilan juta warga asing, mayoritas dari Asia. (AFP)
Korban Pelecehan Desak Vatikan Globalkan Kebijakan Tanpa Tol...
ROMA, SATUHARAPAN.COM-Korban pelecehan seksual oleh pastor Katolik mendesak Vatikan pada hari Senin ...