Irak: Pasukan Rebut Markas Pusat Pemerintah di Mosul

MOSUL, SATUHARAPAN.COM – Irak pada Selasa (7/3) mengumumkan pasukannya telah merebut kembali markas pusat pemerintah provinsi dan pangkalan terdepan kedua dari tangan ISIS di Mosul barat.
Operasi untuk merebut Mosul barat itu – benteng perkotaan terbesar ISIS yang tersisa – diluncurkan pada 19 Februari, namun serangannya melambat akibat cuaca buruk selama beberapa hari, sampai misi baru dimulai pada Minggu.
“Para pahlawan polisi federal dan Rapid Response membebaskan gedung pemerintah untuk provinsi Niniwe dan menguasai jembatan kedua (Jembatan Al-Hurriyah),” kata Komando Operasi Gabungan dalam sebuah pernyataan.
Mosul, kota kedua Irak, adalah ibu kota provinsi Niniwe.
Kota tersebut terpisah oleh Sungai Tigris, dan walaupun jembatan yang melewatinya rusak atau hancur, jembatan itu akan menjadi penghubung antara wilayah timur yang dikuasai pemerintah dengan wilayah barat yang dipegang ISIS jika diperbaiki.(AFP/Ant)

Gempa Magnitudo 6.0 Guncang Wanokaka, NTT
KUPANG, SATUHARAPAN.COM - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat sejumlah dae...