Israel Tolak Aktivis dari 20 LSM Pemboikot Kebijakan Israel

YERUSALEM, SATUHARAPAN.COM - Israel melarang para anggota 20 kelompok aktivis global, termasuk dari Chile, Eropa, Afrika Selatan dan Amerika Serikat, yang menyerukan pemboikotan terhadap Israel terkait kebijakannya mengenai Palestina.
Pemenang Nobel Komisi Layanan Sahabat Amerika termasuk dalam kelompok yang dikenai pelarangan.
"Kami beralih dari bertahan ke menyerang,” kata Menteri Keamanan Publik, Gilad Erdan, hari Minggu (7/1).
“Mereka perlu tahu bahwa Israel akan bertindak terhadap mereka dan tidak akan mengizinkan mereka masuk ke wilayah Israel untuk merugikan rakyatnya.”
Tidak jelas bagaimana Israel akan melarang para aktivis itu masuk ke Israel karena mereka memiliki paspor dan visa yang sah.
Tahun lalu, Israel mengesahkan undang-undang yang melarang masuk siapapun yang menyerukan boikot terhadap Israel. (VOA)
Editor : Melki Pangaribuan

Gempa Magnitudo 6.0 Guncang Wanokaka, NTT
KUPANG, SATUHARAPAN.COM - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat sejumlah dae...