Loading...
FOTO
Penulis: Dedy Istanto 16:38 WIB | Senin, 18 Januari 2016

Pasukan Penjaga Perdamaian PBB Cemaskan Pertempuran di Sudan

Pasukan Penjaga Perdamaian PBB Cemaskan Pertempuran di Sudan
Tentara yang berasal dari Nepal dengan Uni Afrika-PBB Hybrid Operation di Darfur atau United Nations-African Union Mission in Darfur (UNAMID) saat berjaga-jaga atas anggota staf UNAMID dalam menyampaikan materi suara untuk referendum kemerdekaan yang akan datang Sudan Selatan di El Susu, Darfur Utara (6/1/2011) (Foto: UN Photo/Olivier Chassot)
Pasukan Penjaga Perdamaian PBB Cemaskan Pertempuran di Sudan
Pasukan dari Gambia yang bergabung dalam UNAMID saat berbaris menyambut kedatangan Wakil Sekretaris Jenderal PBB bidang dukungan Ameerah Haq di El Fasher (7/11/2012). (Foto: UN Photo/Albert González Farran)
Pasukan Penjaga Perdamaian PBB Cemaskan Pertempuran di Sudan
Pasukan tentara dari UNAMID saat berkonvoi menjaga pengamanan pasokan logistik di Darfur, Sudan (13/1/2008) (Foto: UN Photo/David Manyua)
Pasukan Penjaga Perdamaian PBB Cemaskan Pertempuran di Sudan
Kendaraan lapis baja dari pasukan UNAMID saat berkonvoi menjaga pengamanan pasokan logistik di Darfur, Sudan (13/1/2008) (Foto: UN Photo/David Manyua)

SUDAN, SATUHARAPAN.COM – Pasukan misi penjaga perdamaian Perserikatan Bangsa Bangsa -Uni Afrika di Darfur, Sudan “sangat cemas” dengan lonjakan pertempuran yang terjadi antara pasukan pemerintah dan pemberontak di wilayah barat yang dilanda konflik.

“Sangat mencemaskan pertempuran yang sedang berlangsung antara pasukan pemerintah dan kelompok bersenjata di wilayah Jebel Marra, di pusat Darfur,” demikian pernyataan yang disampaikan oleh United Nations-African Union Mission in Dafur (UNAMID) pada hari, Minggu (17/1).

Dampak dari peristiwa itu, bisnis di kota Nertiti untuk sementara ditutup karena takut terkena serangan. Misi tersebut tidak mengungkapkan informasi lebih lanjut terkait pertempuran itu dan pihak militer Sudan belum memberikan keterangan atas pertempuran.

Bentrokan antara pemberontak Darfur dan pasukan pemerintah relatif sedikit dalam beberapa bulan terakhir. Wilayah pegunungan Jebel Marra di pusat Darfur merupakan tempat terjadinya banyak pertempuran sepanjang tahun kemarin.

Jebel Marra adalah wilayah yang oleh kelompok penentang Presiden Omar al-Bashir di wilayah barat dikeluhkan dimarginalkan oleh rezim Bashir. (Ant)

 

Editor : Eben E. Siadari


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home