Perempuan Pengeritik Islam Batalkan Kunjungan ke Australia
SYDNEY, SATUHARAPAN.COM – Ayaan Hirsi Ali, aktivis perempuan kelahiran Somalia sekaligus kritikus Islam, mendadak membatalkan kunjungan ke Australia dan Selandia Baru akibat masalah keamanan, Senin (03/04).
Dia semula dijadwalkan menghadiri acara panel peristiwa terkini di Australian Broadcasting Corporation (ABC) pada Senin malam sebelum memberikan pidato pada pekan ini.
Namun, penyelenggara acara Think Inc mengungkapkan “Ayaan Hirsi menyesalkan, karena sejumlah alasan termasuk masalah keamanan, dia harus membatalkan kehadirannya di Melbourne, Brisbane, Sydney dan Auckland.”
Mantan anggota parlemen Belanda tersebut merupakan tokoh kontroversial dan sudah pernah mendapatkan ancaman pembunuhan karena mengkritik Islam.
Lahir dari keluarga muslim ortodoks di Somalia pada 1969, Hirsi Ali kabur ke Belanda pada 1992 untuk melarikan diri dari perjodohan.
Dia memperoleh suaka politik, diikuti kewarganegaraan Belanda lima tahun kemudian.
Hirsi Ali meninggalkan Belanda menuju Amerika Serikat pada Mei 2006 menyusul sengketa yang terjadi setelah dia mengaku berbohong mengenai usia dan namanya dalam pengajuan suaka di Belanda.
Dia mengaku meninggalkan Islam secara total usai penyerangan 11 September di AS dan kemudian menjadi advokat sekularisme.(Ant)
Editor : Eben E. Siadari
Suriah Hancurkan 100 Juta Pil Captagon dan Obat-obatan Lain ...
DAMASKUS, SATUHARAPAN.COM-Pasukan keamanan Suriah menghancurkan obat-obatan yang disita pada hari Mi...