Satu Orang Jepang Ditemukan Tewas di Gunung Kinabalu
SABAH, SATUHARAPAN.COM - Di Gunung Kinabalu, Malaysia, ditemukan lagi lima jenazah, setelah gempa 6 Skala Richter melanda pada Jumat (5/6) yang memicu terjadinya longsor. Pihak berwenang, seperti dikutip channelnewsasia.com menyatakan ada satu warga Jepang dari lima yang ditemukan.
Kepolisian, seperti dilaporkan nhk.or.jp pada Minggu (7/6), menyatakan telah mengambil jenazah kelima orang itu dari gunung di Negara Bagian Sabah yang berketinggian 4.095 meter di atas permukaan air laut itu. Pengumuman itu disampaikan setelah memastikan 13 korban meninggal.
Tiga jenazah berhasil dievakuasi dengan helikopter, sementara dua jenazah, seperti dikemukakan Menteri Pariwisata, Kebudayaan, dan Lingkungan Masidi Manjun dalam konferensi pers pada Minggu malam, seperti dikutip channelnewsasia.com, masih berada di lokasi. Dua jenazah tersebut belum berhasil diidentifikasi.
Beberapa jenazah yang sudah berhasil diidentifikasi termasuk di antaranya enam warga Malaysia, satu warga Filipina, Tiongkok, dan Jepang, dan delapan warga Singapura, enam di antaranya dari Tanjong Katong Primary School.
Kepolisian setempat menyatakan 187 orang sempat terperangkap di puncak gunung pasca gempa terjadi. Pujian dilayangkan kepada malim gunung, pemandu pendakian, seperti ditulis CNN dan ABC, yang berperan besar dalam aktivitas search and rescue (SAR).
Editor : Sotyati
Korban Pelecehan Desak Vatikan Globalkan Kebijakan Tanpa Tol...
ROMA, SATUHARAPAN.COM-Korban pelecehan seksual oleh pastor Katolik mendesak Vatikan pada hari Senin ...