Loading...
SAINS
Penulis: Dewasasri M Wardani 12:28 WIB | Selasa, 26 April 2016

Statoil dan EON Berinvestasi Pembangkit Listrik Tenaga Angin

Ilustrasi pembangkit listrik tenaga angin di lepas pantai. (Foto: renewableenergycontracts.com)

OSLO, SATUHARAPAN.COM – Perusahaan energi Norwegia Statoil dan EON Jerman, Senin (24/4), mengatakan, mereka akan mengucurkan investasi lebih dari 1,2 miliar euro (sekitar Rp17,8 triliun) di pembangkit listrik tenaga angin di Laut Baltik, salah satu proyek lepas pantai terbesar Eropa.

“Pembangkit listrik tenaga angin Arkona, yang berlokasi di lepas pantai Jerman bagian timur laut, akan menyediakan energi terbarukan bagi 400.000 rumah tangga di Jerman dengan kapasitas sebesar 385 megawatt, “ kata kedua perusahaan.

Dibangun dan dioperasikan oleh EON, pembangkit itu akan sepenuhnya beroperasi pada 2019 dan akan terdiri dari 60 turbin angin, yang dipasang di kedalaman air antara 23 hingga 73 meter.

Proyek tersebut, akan memungkinkan Statoil untuk meningkatkan kapasitas energi pembangkit listrik tenaga anginnya sekitar 50 persen, sementara EON akan menjadi perusahaan pertama yang mengoperasikan pembangkit listrik tenaga angin di Laut Utara Jerman dan Laut Baltik.

Menurut The European Wind Energy Association Jerman, telah memutuskan untuk menghapuskan energi nuklir, dan akan menjadi rumah bagi energi angin terbesar di Eropa, dengan kekuatan 45 gigawatt, berikutnya Spanyol (23 GW), Inggris (13,6 GW) dan Perancis (10,4 GW).

Proyek ini akan memungkinkan Statoil, yang mengkhususkan diri dalam produksi minyak dan gas, untuk meningkatkan kapasitas energi angin pertanian sebesar sekitar 50 persen, sedangkan EON akan menjadi "perusahaan pertama yang beroperasi peternakan angin di kedua North Sea Jerman dan Laut Baltik. ".(AFP/Ant)

 

Editor : Bayu Probo


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home