Loading...
RELIGI
Penulis: Prasasta Widiadi 18:42 WIB | Rabu, 20 Januari 2016

RRT Luncurkan Sistem Online Memeriksa Buddha Palsu

Ilustrasi: Pendeta Buddha. (Foto: time.com).

BEIJING, SATUHARAPAN.COM – Republik Rakyat Tiongkok (RRT) meluncurkan sistem online untuk memeriksa keaslian para reinkarnasi Buddha  yang hidup, pemerintah RRT melakukan hal tersebut seiring peningkatan  jumlah orang yang mengaku reinkarnasi Buddha namun  ternyata melakukan penipuan uang.

“Sebagai inkarnasi Buddha, saya merasa  senang tentang itu,” kata Ketua Asosiasi Buddha RRT, Drukhang Thubten Shedrup seperti diberitakan BBC, hari Selasa (19/1).

Langkah pemerintah tersebut tertuang dalam situs online Administrasi Negara untuk Urusan Agama,  lembaga pemerintah ini lebih kurang  mengumpulkan hampir 870 data identitas resmi para inkarnasi Buddha tersebut yang dilengkapi dengan  nama, foto, dan lokasi. 

Menurut kantor urusan agama RRT, sistem telah diresmikan untuk melawan  Buddha palsu yang menodai kesucian agama tersebut. 

Sementara itu Nicholas Bequelin, Direktur  Amnesty International untuk Asia Timur , seperti diberitakan Time pada 2015, mengkritik langkah tersebut  karena merupakan taktik RRT untuk menghentikan dominasi Dalai Lama dalam umat Buddha di RRT dan Tibet.

Bequelin menyoroti orang-orang suci ini disinyalir mengumpulkan donasi umat, lalu menggunakannya untuk mendukung upaya pemberontakan di Tibet. “Mereka ingin  menyiapkan tanah  saat Dalai Lama meninggal,” kata Bequelin.

Tenzin Gyatso atau yang sekarang dikenal dengan Dalai Lama,  menurut keyakinan Buddha Tibet, adalah reinkarnasi dari seorang  masa lalu yang memutuskan untuk terlahir kembali lagi untuk melanjutkan pekerjaan dan kebajikan yang belum selesai.

Dalai Lama adalah biksu kepala Buddhisme Tibet dan telah bertanggung jawab untuk mengatur Tibet, sampai pemerintah RRT mengambil alih pada tahun 1959. Sebelum tahun 1959, kediaman resminya adalah Istana Potala di Lhasa, ibukota Tibet.

Dalai Lama yang berada di pengasingan sejak tahun lalu, ia  mengecam RRT karena berusaha mengatur agama Buddha. Juli 2015, RRT mengumumkan rencana memilih pengganti pemimpin spiritual Tibet, padahal biasanya prosesnya berdasarkan wangsit.

(bbc.com/ xinhuanet.com/ time.com).

Editor : Bayu Probo


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home